Hidup untuk berbagi - Artikel ke-3 Hidup untuk berbagi - Artikel ke-3

Friday, December 11, 2009

Hidup untuk berbagi - Artikel ke-3

. Friday, December 11, 2009

Hidup untuk berbagi. Apakah ini sebuah cita-cita? Atau sebuah harapan ?. Ataukah sama sekali tidak punya makna apa-apa!. Hidup lawan kata dari mati. Hidup karena masih memiliki nafas. Dan mati karena telah kehilangan nafas.


Saya masih hidup karena masih bisa menulis artikel ini. Dan andapun saya yakini masih hidup juga karena masih bisa membaca tulisan ini. Kalau begitu apa arti hidup itu sesungguhnya?

Apakah tulisan ini bermakna bila tidak di baca? Pasti tidak. Penulis membutuhkan pembaca. Pembaca pun membutuhkan penulis. http://www.franco.web.id/  menggelar kontes seo, lalu apakah niat ini tercapai bila tidak ada pesertanya? Pasti jawabanya juga tidak.

Apakah anda tahu kata ”mati”? Setelah itu ada lagi kata ”kuburan”. Artinya bahwa orang hidup lalu mati lalu dikubur. Mati juga tidak mengenal strata sosial seseorang. Tua muda, kaya miskin, presiden-rakyat dijamin 100% akan mati. Termasuk saya dan anda.

Dari pengalaman hidup berapa banyak orang yang sudah mati, tetap membutuhkan orang lain untuk mengantar mayatnya ke kuburan.

Dari uraian diatas maka pantaslah kiranya bila ”hidup” ini selalu diberi makna. Makna itu bisa jadi berbagi dengan sesama. Membuka kontes seperti ini adalah bagian dari berbagi.

Kontes dengan tema ”hidup untuk berbagi” pesertanya banyak, itulah harapan penyelanggara. Yang berarti, kita sebagai peserta telah memberi makna kepada penyelenggara. Penyelenggara telah berbagi dengan pesertanya.

Hidup ini memang saling membutuhkan. Miskin membutuhkan dermawan. Terdakwa membutuh rasa keadilan. Tidak mengerti membutuhkan penjelasan. Sakit membutuhkan obat. Semua ini adalah makna yang paling hakiki dari ”hidup untuk berbagi”.

Kalau tulisan ini kurang tepat pasti ada komentar dalam hati pembaca. Komentar itu bisa jadi ”ejekan” itupun bagian dari ”hidup” dan kalau ada pembaca mengagumi tulisan ini, maka itupun bagian dari ”hidup”.

Bagi saya ”ejekan” terhadap tulisan ini berarti pembaca telah berbagi dengan penulis. Agar penulis lebih banyak lagi latihan dan belajar untuk menulis. Bagi penulis menyikapi makna ini sebagai bagian dari ”hidup untuk berbagi”.

Terima kasih telah menyita waktu anda untuk membaca artikel ke-3 saya dalam kontes ini. Sukses untuk kita semua. Wassalam, dari anak Kendari di Sulawesi Tenggara.


1 komentar :

Hidup Untuk Berbagi said...

mantap neh :)

moga jadi no 1 ya sob...

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Terimakasih banyak atas kunjungannya